Berita  

Bocah Tewas Tenggelam di Kolam Renang Water Land Tamora, Aktivitas Masih Berjalan Mulus

Bocah Tewas Tenggelam di Kolam Renang Water Land Tamora, Aktivitas Masih Berjalan Mulus

TargetKasusNews.co.id

Deliserdang – Seorang Bocah inisial nama DAH (5) tewas tenggelam di kolam renang Water Land Tamora Perumahan Sunlike City di Dusun V Desa Bandar Labuhan Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang, Jumat (23/09/2022).

Peristiwa naas ini diketahui terjadi pada hari Rabu (21/9) sekira pukul 13.00 wib. Dikatakan warga Desa Bandar Labuhan peristiwa meninggalnya bocah malang itu berawal dari salah satu rombongan sekolah mengadakan rekreasi berenang.

Kolam renang Water Land Tamora diketahui pemiliknya bernama Ahok alias Swandi. Petugas Kolam renang yang enggan menyebutkan identitasnya mengatakan bahwa ibu korban Nuraini (30) pergi ke kantin memesan makanan ringan.

“Pengakuannya kepada kami orang tua anak itu ke kantin hanya lima menit, tetapi kami cek di CCTV ternyata ada 15 menit” kata sumber.

Tambahnya, saat ditemukan pengunjung bocah telah berada di dalam kolam yang dengan kedalaman 1,4 meter. Saat itu pengunjung histeris bertanya itu anak siapa?

Anak malang itu sempat mendapat pertolongan pertama di salah satu rumah sakit di Deliserdang. Tapi naas, nyawa bocah tak dapat terselamatkan.

Kapolsek Tanjung Morawa AKP Firdaus Kemit kepada Wartawan mengatakan peristiwa ini sudah diketahui pihaknya dan perkaranya telah dilimpahkan ke Polresta Deliserdang kata Firdaus

“Sudah bg,
Sudah kqmi qmbil keterangan, Kami limpqhkqn perkaranya ke sareskrim polresta bg” katanya.

Kepala Desa Bandar Labuhan Hajeman mengatakan bahwa kejadian itu terjadi pada hari rabu kemarin. Warga yang meninggal itu pengunjung dari luar Desa katanya.

” Kejadiannya sekitar dua hari yang lalu. Kami tidak tau banyak tentang peristiwa itu, dengar meninggal tenggelam dari media juga. Langsung saja ke lokasi ” ajak Hajeman.

Kolam Renang Tetap Beroperasi

Sementara itu, amatan wartawan dilokasi Kolam Renang Water Land Tamora pada hari Jumat (23/09) sekira pukul 11.00 wib aktivitas kolam renang tersebut tetap normal seperti biasanya.

Tampak para pengunjung masih terlihat lalu-lalang keluar masuk. Melalui securiti yang berjaga mengatakan bahwa didalam sedang ada pertemuan antara Babinkamtibmas, Pihak Pemerintahan Desa dan management kolam renang. Para kru Wartawan pun dipersilahkan untuk tidak masuk dan menunggu di gerbang.

” Sudah dipesan manager bang, kalau ada wartawan agar dicegah tidak masuk kedalam. Ini perintah manager, kami hanya pekerja” kata securiti yang berjaga.

Sejam kemudian Manager pun keluar namun tidak bersedia di mintai keterangan oleh awak media dan berlalu pergi begitu saja.

(Jos G).