Diduga Kebocoran Tabung Gas, Si Jago Merah Hanguskan 4 Unit Bangunan di Polonia

  • Bagikan

targetkasusnews.co.id || MEDAN

Diduga karena kebocoran gas, si jago merah hanguskan 4 unit bangunan semi permanen di kawasan Jalan Monginsidi, Lingkungan IV, Kelurahan Polonia, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut), Jumat (25/9/2020), sekitar pukul 23.33 WIB.

Informasi yang awak media targetkasusnews.co.id di lapangan, api pertama kali terlihat dari salah satu kios yang merupakan penyalur gas elpiji. Kondisi kios yang berupa bangunan semipermanen dan tercium bau gas, membuat kobaran api cepat merembet ke kios yang lain.

Seorang warga bernama Palmis yang mengetahui perstiwa itu langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran. Sedangkan sebagian warga lainnya mencoba memadamkan untuk menghindari api merambat ke bangunan lain yang ada di sekitar.

Untuk memadamkan api, sebanyak sembilan mobil Damkar (pemadam kebakaran) datang ke lokasi. Dibantu sejumlah warga, pemadaman api oleh petugas berlangsung sekitar satu jam.

Manajer Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan, Nurly mengatakan, petugas Dinas Pencegah dan Pemadam Kebakaran (P2K) dan BPBD Kota Medan yang menerima laporan kebakaran itu langsung menuju ke lokasi, dilansir dari liputan6.com.

“Setidaknya ada 5 unit mobil pemadam kebakaran diturunkan dalam peristiwa tersebut. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 00.20 WIB dini hari tadi,” kata Nurly, Sabtu (26/9/2020).

Dijelaskannya, objek yang terbakar adalah 4 unit bangunan semi permanen. Salah satu bangunan merupakan tempat usaha, diantaranya toko penjualan tabung gas, toko tas dan pengusaha laundry. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran, namun kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta.

“Persentase terbakar sekitar 80 persen, dan tidak sampai menimbulkan korban jiwa, korban luka-luka juga nihil,” jelasnya.

Diungkapkan Nurly, penyebab awal kebakaran di Kecamatan Medan Polonia tersebut belum diketahui. Saat ini pihak terkait sedang melakukan penyelidikan untuk mencari tahu penyebab kebakaran.

“Masih dalam penyelidikan pihak berwajib,” tandasnya. (Tono)

  • Bagikan