Berita  

Geng Motor di Medan Baru Belum Ketangkap, Warga Ketakutan Penyerangan Susulan

Geng Motor di Medan Baru Belum Ketangkap, Warga Ketakutan Penyerangan Susulan

TargetKasusNews.co.id

Medan – Serangan yang dilancarkan sekelompok Geng Motor ( Gemot ) di Jalan Sei Mencirim, Kelurahan Babura, Kecamatan Medan Baru pada hari jumat (16/09) lalu belum terungkap.

Kapolsek Medan Baru, Kompol Ginanjar Fitriadi mengatakan pihaknya masih dalam tahap lidik dalam perkara aksi Geng Motor yang meresahkan warga itu.

Hal ini pun telah dilaporkan resmi oleh warga atas keresahannya di Polsek Medan Baru, Polrestabes Medan dengan nomor tanda bukti lapor Polisi dengan Nomor : LP/959/lX/2022 SPKT Sek Medan Baru 16 September 2022.

Dari informasi yang dihimpun dilapangan menyebutkan Gemot yang menyerang rumah warga mengenakan seragam anak sekolah dan diduga ada keterlibatan Anak SMA Methodis l ucap saksi dilokasi kejadian.

Berangkat dari informasi tersebut, Tim media ini mengkonfirmasi kepada pihak Sekolah SMA Methodis l yang berada di Jalan Hangtuah, akan tetapi Kepala Sekolah sedang berada diluar sekolah. Diwakilkan oleh CH Sinaga menjawab kru Awak Media menuturkan bahwa pihak sekolah tidak tau dan tidak ada mendengar bahwa anak didik mereka melakukan serangan diluar sekolah.

” Tidak ada anak didik kami terlibat tawuran, kalau ada kan sudah pasti Polsek Medan Baru datang kemari. Disini pun kan adanya Babinkamtibmasnya, Bantah CH Sinaga, Selasa (20/09/2022).

Sebelumnya diberitakan media ini, aksi Geng Motor (Gemot) “Hujani” kedai warga dengan batu di Jalan Sei Mencirim, Kelurahan Babura, Kecamatan Medan Baru, Medan Sumatera Utara, Jumat (16/09/2022) sekira pukul 15.30 wib.

Sedikitnya berjumlah puluhan Gemot dengan menaiki 25 kendaraan roda dua berboncengan dengan membabi buta menyerang rumah makan milik warga dengan melempari batu kearah rumah warga.

Atas aksi ini, seketika pengunjung rumah makan lari berhamburan menyelamatkan diri. Gemot melempar  batu kearah rumah warga, atap rumah dan steling tempat berjualan warga hingga mengalami kerusakan.

” Mereka datang tiba – tiba, kami lari berhamburan menyelamatkan diri. Sebagian lagi gemot menenteng senjata tajam jenis celurit maka kami takut ” ujar warga.

Akibat kejadian ini, steling rumah makan Mbak Wati Pecah, dan atap rumah bocor serta warga luka – luka akibat lemparan batu.

” Aksi geng motor ini sudah sering terjadi diwilayah kami ini. Kami warga ketakutan atas aksi brutal geng ini, baru – baru ini mereka lewat juga memaki istri saya juga menantuku ucap Robertus Giawa.

Lanjut warga, nama geng motor ini juga punya nama beken yaitu sebutan nama METOSA. Saksi dilokasi menambahkan, Gemot yang berjumlah puluhan orang itu mengenakan seragam batik biru.

“Kami tidak tau masalah tiba – tiba diserang, kreta saya juga ditendang tadi sampai terjungkal” ucap pengunjung rumah makan tersebut kepada wartawan.

Dikonfirmasi terpisah Kapolsek Medan Baru Kompol Ginanjar Fitriadi mengenai keresahan warga yang kerab “dihantui” aksi Geng Motor itu, Ginanjar mengatakan pihaknya telah turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP). “Anggota sedang cek tkp” ujar Ginanjar singkat,

(Josua Giawa).