Gerebek Kampung Narkoba: Polres Labuhanbatu Amankan 2 Orang Tindak Pidana Narkotika

  • Bagikan

targetkasusnews.co.id||LABUHANBATU

Polres Labuhanbatu melalui Sat Resnarkoba melakukan pengerebekan kampung narkoba di Jl. Kampung Baru, Desa Sei Sakat, Kec. Panai Hilir sekira pukul 9.30 WIB, Selasa (14/7/2020).

Dari penggerebekan itu,polisi berhasil berhasil mengamankan dua orang, termasuk Jailani, Lk (34) warga Desa Sei Sakat Kec. Panai Hilir sebelumnya Target Operasi (TO) Sat Resnarkoba Polres Labuhanbatu.

Kasat Resnarkoba Polres Labuhanbatu AKP Martualesi Sitepu SH MH, Selasa (14/7/2020) mengatakan setelah dilakukan pemeriksaan terhadap ke dua orang itu, pihaknya menaikkan status menjadi tersangka.

“Ke dua orang tersangka tersebut adalah Jailani, Lk (34) warga Desa Sei Sakat Kec. Panai Hilir dan Dedi Rahman Lubis, Lk (21) warga Jl. Kartini, Kel. Sei Berombang Kec. Panai Hilir,” paparnya.

Pria bintara lulusan Sampali Medan 1998 tersebut menjelaskan bahwa penggerebekan kampung narkoba dilakukan setelah masyarakat resah dengan penyalahgunaan dan peredaran narkoba di daerah itu. Selanjutnya, penggerebekan dirumah sasaran yaitu Jailani dan Dedy Rahman Lubis.

“Didampingi Kepling setempat, dilakukan penggeledahan dengan hasil ditemukan 4 klip kecil narkotika jenis shabu dan uang tunai senilai Rp.400ribu dalam kantong celana sebelah kanan, 1 unit HP Merk Nokia dan 2 klip berisi narkotika jenis shabu dalam kotak rokok Sempurna milik Jailani,” tuturnya.

Sementara, dari tersangka Dedy Rahman Lubis, katanya, ditemukan 1 bungkus klip ukuran sedang berisikan narkotika jenis shabu yang sempat dibuang dengan melemparkannya.

“Dari hasil interogasi, tersangka Jailani mengaku sudah lebih dari setahun mengedarkan narkoba jenis shabu dengan setiap hari menjual 2 hingga 3 gram menghasilkan keuntungan senilai Rp.350ribu/gram. Untuk tersangka Dedy mengaku sebagai kurir pengantar pesanan nelayan,” ungkap.

Selain barang bukti narkotika jenis shabu, satu unit Senjata Air Soft Gun Merk Revolver juga turut diamankan sebagai barang bukti. Kini, tersangka beserta barang bukti diamankan ke Mapolres Labuhanbatu guna proses sidik lebih lanjut. “Terhadap tersangka dijerat pasal 114 Sub 112 UUD RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara,” pungkas.(RED)

  • Bagikan