Kunker Gubernur Maluku ke Kabupaten Buru Sekaligus Silaturahmi Dengan Tokoh-Tokoh Adat Pulau Buru

Kunker Gubernur Maluku ke Kabupaten Buru Sekaligus Silaturahmi Dengan Tokoh-Tokoh Adat Pulau Buru

targetkasusnews.co.id // PULAU BURU

Sebagai seorang kepala daerah Gubernur Maluku (Drs. Murad Ismail) setiap tahunnya melakukan kunjungan kerja disetiap kabupaten Kota di provinsi maluku, dan tepat pada tanggal 10 juli 2022 Gubernur Maluku menyempatkan diri untuk mengunjungi masyarakat Pulau buru di kota Namlea, (13/07/2022)

Sesampainya Gubernur Maluku di kabupaten Buru, diketahui telah mengunjungi beberapa desa di kabupaten buru diantaranya; Desa Waegeren, kecamatan waelata, Desa Wamlana, kecamatan Air Buaya, dan pertemuan terakhir diselenggarakan dikediaman bapak mantan wakil bupati buru (Amus Besan, SH), dalam rangka silaturahmi dengan tokoh-tokoh adat soar pito-soar pa (seluruh tokoh Adat di Pulau Buru).

Kunker Gubernur Maluku ke Kabupaten Buru Sekaligus Silaturahmi Dengan Tokoh-Tokoh Adat Pulau Buru

Dalam agenda silaturahmi tersebut Gubernur Maluku (Drs.Murad Ismail) menyampaikan beberapa agenda strategis terkait perkembangan Buru ke depan yaitu bagaimana membangun sinergitas yang baik antara masyarakat dan pemerintah, guna memanfaatkan Sumber Daya Alam yang ada di pulau buru ini sehingga memiliki fluktuasi positif bagi khalayak banyak (masyarakat pulau buru), dan meningkatkan pembangunan di kabupaten buru.

Drs.Murad Ismail: “Kita di maluku ini sangat kaya akan sumber daya alam (SDA), baik sumber daya alam yang ada di darat maupun di laut. Contoh kekayaan laut; kita punya perikanan yang ada di laut Banda, Seram, dan Aru. Begitupun di Pulau Buru; kita punya sumber daya alam seperti Tambang Emas, Minyak Kayu Putih, Pala, Cingkeh, dan perswahan yang begitu luas. Tinggal dibarengi dengan sumber daya manusianya (SDM). Pungkas Murad

Murad juga menambahkan dalam kunjungannya ini ia melihat bahwa ada beberapa jalan masuk dari jalan kabupaten ke desa-desa belum diperbaiki/diaspal dan akan diambil alih oleh pemerintah provinsi, salah satunya jalan masuk di desa waegeren. Tutup murad

Dalam pantauan media ini, di sesi sambung rasa (diskusi) begitu banyak antusias dari tokoh-tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh pemuda menyampaikan aspirasinya.

(Wider Nurlatu)