Berita  

MASYARAKAT MENOLAK KERAS PROGRAM KERJA PIHAK PT.GSS ( PKS PCR)

MASYARAKAT MENOLAK KERAS PROGRAM KERJA PIHAK PT.GSS ( PKS PCR)

Bengkalis ,Targetkasusnews.co.id

Masyarakat sekitar PKS PT.Permata Citra Rangau (PT.PCR) menolak keras dan tidak menerima program kerja PKS ( PT PERMATA CITRA) ,akhirnya masyarakat tempatan melakukan aksi unjuk rasa ke PKS PT.PCR yang semula sejak berdiri adalah mengelolah buah TBS ,akan tetapi sekarang ini merubah ahli fungsi bahwa PT PCR mengolah buah brondolan sawit (BBS) bahkan lebih memprioritaskan brondolan.” Kami tidak melarang PKS PCR untuk mengelolah buah brondolan sawit( BBS) akan tetapi jangan memprioritaskan brondolan…kami kecewa ,karena harga brondolan sudah berapa kali naik sementara harga TBS tidak ada pernah naik” Ujar salah seorang warga tempatan yang tidak mau disebut namanya. Dan pihak perusahaan atau PT GSS menyampaikan bahwa untuk buah TBS tidak ada cuan ..
Dimana ada yg mengatakan bahwa selama ini kami masyarakat tdk ada menjaga akses pabrik.maka dr itu kami menolak pcr mengolah brondolan yg dimana pcr ini tdk Basick ny utk brondolan yg akan cepat mengakibat kan kerusakan pabrik.dan efek ny nnti bs kekaryawan dan masyarakat tempata..ini salah satu peduli kami terhdp pabrik yg ada di wilayah kami.Dan masyarakat tempatan juga menerima informasi dari karyawan bahwa PKS PCR memang sudah mengutamakan buah brondolan.
Demikian juga kami masyarakat tempatan tidak terima dengan tidak kenyamana kami atas baunya limbah tumpukan brondolan tersebut juga kondisi jalan yang semakin tidak terurus akibat becek percikan air tetesan limbah brondolan tersebut .Unjuk rasa pun batal karena informasinya perwakilan masyarakat berangkat ke kantor Polsek Mandau untuk mediasi.

“Akar permasalahan masyarakat mau lakukan unjukrasa, karena PKS PT.PCR yang dikelola oleh PT.Gunung Sawit Sejahtera (PT.GSS) memprioritas kan BBS (berondolan buah sawit) bukan TBS (tandan buah sawit) lagi, sehingga masyarakat sekitar yang bekerja sebagai buruh bongkar muat menjadi terimbas pendapatannya,” kata salah satu warga yang tidak mau dipublikasikan namanya, di area PKS PTPCR, Senin (05/12/22).

Demikian juga ditimpali oleh Ketua Himpunan Pemuda Suka Berkarya RW 06 Kelurahan Talang Mandi ketika ditanya wartawan setelah pulang dari Polsek Mandau.

Ditambahkanya, setelah mediasi dilakukan oleh pihak Polsek Mandau yang dimediasi Kapolsek Mandau melalui Kanit Intelkam Iptu B.Silalahi, dihadiri Lurah Talang Mandi Beny Syafrullah, pihak perusahaan Tumbur Nainggolan dan dari masyarakat Alex Siregar dkk, Ketua RT 05 Abdul Wahab, dan Ketua RW 06 Efriadi,  dengan rasa kecewa karena belum ada hasil yang didapat disimpulkan oleh PT GSS.
Dalam hal ini Tumbur Nainggolan tidak bisa mengambil keputusan, dan akhirnya kami masih menunggu beberapa hari lagi keputusan dari pihak Direksi PT.GSS,” kutua pemuda RW 06

Sementara Lurah Talang Mandi Beny Syafrullah ketika ditanya hasil mediasi melalui saluran WAnya belum dijawab.
Begitu pula dari Humas PT.PCR Sutrisno belum ada jawaban, ketika ditanyakan wartawan garda Riau news com perihal program kerja dan keberadaan PT.GSS. rlis / koto