Menggasak Uang Tunai Jutaan Rupiah 5 Warga Makasar Diamankan Polisi

  • Bagikan

targetkasusnews.co.id||MAKASAR

Konferensi Pers yang digelar Polres Enrekang terkait kasus tindak pidana Pencurian yang melibatkan 5 Orang , yang dipimpin langsung Kasat Reskim Polres Enrekang AKP Saharuddin, SH.,M.Si

Lima warga ber KTP Kota Makassar diamankan oleh Satuan Resmob Polres Enrekang yang merupakan sindikat pencurian lintas daerah.

Penangkapan lima warga Makassar ditangkap usai melakukan aksinya menggasak uang tunai pemilik salah satu warung makan di Sossok, Kelurahan Mataran, Kecamatan Anggeraja Kabupaten Enrekang Provensi Sulawesi Selatan Senin, (13/07/2020) kemarin.

Kasat Reskim AKP Saharuddin, SH, Msi mengatakan bahwa kelima terduga yang berinisial Lelaki N (33), lelaki S (35), lelaki S (27), lelaki N (23) serta perempuan SN (18) yang kesemuanya beralamat Kota Makassar Provensi Sulawesi Selatan.

Lanjut Saharuddin mengatakan niat para komplotan sedianya akan melakukan aksinya di Kabupaten Tana Toraja.

Namun, dalam perjalanan ke Toraja malah lakukan aksinya di kampung Sossok Kabuapten Enrekang dan berhasil menggasak uang pemilik warung makan sebesar Rp8.163.000.

“Setelah mereka mendapatkan hasil, mereka membatalkan tujuan aksinya di Toraja kemudian balik pulang ke Makassar. Atas laporan korban tersebut anggota kami berhasil mencegat dengan bantuan anggota satuan lalu lintas di Pos jaga Lalu lintas ”ungkap Saharuddin kepada awak media saat gelar konferensi Pers di Polres Enrekang, Rabu (15/07/2020).

Beliau Menambahkan, Para terduga melakukan aksinya dengan cara membuntuti calon korbannya sampai ke kediaman korban,

“Pada Saat Korban kembali dari pasar Baraka dan hendak masuk dalam warung miliknya dengan membawa tas, namun korban terburu-buru karena hendak ingin buang air kecil dan mengganti pakaian sehingga tas si korban di geletakkan begitu saja di lantai dapur warung miliknya”, beber Kasat Reskrim.

Selain itu, hasil penyelidikan sementara komplotan pencuri lintas daerah ini ,aksinya bukan pertama kali tetapi sudah ketiga kalinya di Enrekang bahkan di wilayah hukum Kabupaten Luwu Timur tidak luput dari
sasaran pencurian.

Akibat perbuatan tak menyenangkan ,lanjut Saharuddin Para terduga dikenakan Pasal 363 Undang Undang Kitab Hukum Pidana dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. Imbuhnya.(RED)

  • Bagikan