Personil Polsek Biru-Biru Rekontruksi Ulang Kasus Pembunuhan Dengan Adegan 18

  • Bagikan

TargetKasusNews.co.id // DELI SERDANG

Jajaran polsek -Biru biru Melaksanakan pengamanan rekontruksi kasus tindak pidana pembunuha yang menghilangkan nyawa orang lain sebagai mana di maksud dalam pasal 338 KUHPidana di desa penen wilkum polsek biru-biru, Senin (29/11/2021).

Nomor Laporan Polisi : LP/B/40/X/2021/SPKT/Polsek Biru-Biru/Polresta DS/Polda Sumut,Tanggal 13 Oktober 2021. Yang lalu dimana pelapor Atas Nama.Ernawati Halawa (33 ) yang merupakan petani Dusun IV desa penen, Kecamatan Biru-biru, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera utara, yang merupakan istri korban.

Pembunuhan atau penganiayaan yang mengakibatkan matinya seseorang. Yang dibunuh oleh Tersangka Atas nama Satria Ependi Jaya Sembiring, 28 yang sehariannya bekerja tidak tetap, warga dusun IV desa penen, Kecamatan biru-biru. Korban bernama Heri Waruwu (35).

Kronologis kejadian ,pada selasa, 12 Oktober 2021 sekira pukul 22.30 WIB, korban Heri bertemu dengan pelaku Satria di warung milik Ida Susanti Buea di Dusun IV Desa Penen kecamatan Biru-Biru, kemudian korban dan tersangka sempat pesan minum tuak bersama.

Pelaku memberitahukan kepada korban bahwa ibunya sakit sedang dirawat di RSU Sembiring Deli Tua, kemudian korban mengatakan “MATINYA NANTI ITU” sehingga pelaku tersinggung atas ucapan korban, setelah itu pelaku keluar dari warung menunggu depan pos, tidak berapa lama lalu korban melintas, berjalan kaki kemudian terjadi pertengkaran, antara korban dan tersangka kemudian korban lari menuju arah kerumahnya,

pelaku mengejar korban langsung membacok belakang bagian kepala korban sebanyak 7 kali dan bahu kiri 1(satu) kali, sehingga tersungkur ke tanah yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Pelaku selanjutnya menyerahkan diri ke Polsek Biru-Biru.

Personil Polsek Biru-biru melakukan pengamanan jalannya rekontruksi kasus tindak pidana menghilangkan nyawa orang lain sebagai mana dimaksud dalam pasal 338 KUHPidana, dipimpin oleh Kapolsek Biru-Biru Iptu Cahyadi dengan memanggil saksi-saksi kejadian.

Giat rekonstruksi kejadian kasus tindak pidana menghilangkan nyawa orang lain sebagaimana dimaksud dalam pasal 338 KUHPidana dilakukan sebanyak 18 adegan.

(Josua Giawa).

  • Bagikan