Polsek Medan Baru Amankan Pelaku Pencurian Di Jalan Darussalam

  • Bagikan

targetkasusnews.co.id // MEDAN

Satu dari 2 kawanan maling handphone milik karyawan Warung Boba Jalan Darussalam, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara (Sumut) berhasil diamankan warga di sekitar lokasi kejadian.

Selanjutnya tersangka berinisial AS (53) warga Jalan Murni, Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan, Provinsi Sumut ini digelandang ke Mapolsek Medan Baru yang disertai dengan korbannya bernama Fernando Rudolf Latumahina (40) warga Jalan Kapten Muslim Gang Jawa, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan, Provinsi Sumut membuat laporan pengaduan ke kantor polisi tersebut, Kamis (07/10/2021) sekira pukul 17.00 WIB.

Plt Kapolsek Medan Baru, AKP Ully Lubis melalui Kanit Reskrim, Iptu Irwansyah Sitorus SH MH mengatakan kasus pencurian handphone merk Samsung Galaxy J 7 Pro warna hitam milik karyawan Warung Boba ini terjadi, Kamis (07/10/2021) sekira pukul 17.00 WIB.

“Saat itu korban meletakkan handphonenya di meja karena hendak menyapu halaman Warung Boba, kemudian datang kedua tersangka yang berboncengan sepedamotor Suzuki Samsh warna hitam ke warung tersebut, “terang Iptu Irwansyah saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (08/10/2021).

Lalu tersangka AS yang berada di boncengan turun dan masuk ke dalam warung tersebut. Sedangkan rekan tersangka yang berinisial D menunggu di atas sepedamotor. ” Saat itu korban merasa kalau tersangka ingin membeli minuman Boba. Namun mengetahui handphonenya diambil tersangka lantas ia pun berteriak maling, “papar Kanit Reskrim Polsek Medan Baru ini.

Ternyata sebut Kanit Reskrim, teriakan korban terdengar oleh warga sekitar yang kemudian melakukan penangkapan, serta menyerahkannya ke Polsek Medan Baru.

“Dari hasil interogasi, tersangka AS mengambil handphone korban setelah diajak temannya berinisial D berkeliling untuk mencuri handphone. Lalu tersangka melihat ada handphone yang terletak di meja warung yang tidak dijaga pemiliknya, “ungkap Iptu Irwansyah Sitorus seraya menyebutkan tersangka AS dijerat dengan Pasal 363 KHUPidana dengan ancaman 7 tahun penjara.

Willyam Pasaribu

  • Bagikan