PT SRI RAHAYU AGUNG,Pesangon Tidak Di Bayar,Mr Banu Pranjhit Ikut Serta Dalam Pemutusan Hubungan Kerja Marsudi

  • Bagikan

targetkasusnews.co.id||SERDANG BEDAGAI

Berjalannya waktu hingga saat ini sejak Maret 2020,pesangon hak milik Marsudi yang sebagai pekerja sejak 1999 yang lalu di putuskan sepihak oleh perusahaan PT Sri Rahayu Agung yang berlokasi di desa kotarih, kecamatan Kotarih,kabupaten Serdang Bedagai.16/11/20021

Bhanu Pranjit yang pada saat itu sebagai konsultan di beberapa perusahaan di dalam shamrock group tersebut ikut dalam menyampaikan pemutusan hubungan kerja kepada Marsudi.Selaian Bhanu Pranjit ada dua orang yang pada saat itu ikut dalam penyampaian pemutusan hubungan kerja Marsudi yaitu R Budiman Damanik yang sebagai Manager pada kala itu dan Purnawirawan polri serta Seninton Pardede sebagai Personalia.Di balik itu semua Ester Susiana yang duduk di balik layar ikut dalam pemutusan hubungan kerja Marsudi.

Perusahaan yang di kenal kebal hukum ini terus membuat keadaan semakin tidak baik setelah banyak karyawan yang di keluarkan tanpa pembayaran dan uang pansiun yang tidak sesuai pada saat ini.

Saat di konfirmasi di sela kesibukan Marsudi yang kini menjabat sebagai Bendahara PC F SPPP-SPSI kabupaten Serdang Bedagai dan Pemimpin Redaksi (PEMRED) di salah satu media juga menjelaskan terkait dirinya “PT Sri Rahayu Agung tidak beritikad baik,sebaik apapun kita dan loyal terhadap pimpinan dan perusahaan tidak akan pernah di hargai.21 tahun mengabdi di PT Sri Rahayu Agung hingga saat ini mereka tidak memberikan hak pesangon yang layak untuk saya,apa lagi saya mendengar keluhan dari kawan-kawan yang masih bekerja baik SKU dan kontrak.SKU yang uang pensiunnya di bayarkan dengan cara tawar menawar tidak sesuai aturan,dan yang kontrak di keluarkan dari pekerjaanya dan hampir tidak di berikan haknya sehingga terjadi hal yang membuat ricuh suasana.saya hanya menyampaikan buat Mr Bhanu Pranjit dan Ester Susiana berbuat baiklah untuk sesama dan bayarkan hak-hak orang yang pernah loyal dan menngabdi di perusahaan yang kalian duduki saat ini.Apa lagi dugaan saya Mr Bhanu Pranjit yang menggunakan Pasport pelancong untuk lebih mengutamakan kerja sama sehingga bisa bekerja di Indonesia”tegasnya.

Semoga hal yang di sampaikan ini dapat menggugah kebaikan bagi pimpinan dan pemilik perusahaan Shamrock group yang sedang berkembang dan terus menambah perusahaan di mana-mana.(Red)

Editor :Mr

  • Bagikan