Sengketa Tanah Batu Gane Mulai Menemukan Titik Terang

  • Bagikan

targetkasusnews.co.id || MUSI RAWAS

Sengketa tanah terjadi di Desa Batu Gane, Kecamatan Selangit, Kabupaten, Musi Rawas, Sumatera Selatan. Diduga kesalahan atas pengakuan hak sebidang tanah di Desa Batu Gane, mengenai permasalahan hak milik atas nama keluarga Masri bin Aji Na’an diakui Nurhimin diduga Fiktif.

Masri bin Aji Na’an, menurut pengakuan pemilik tanah kepada awak Target Kasus News mengungkapkan, “tanah tersebut hak milik keluarganya (Abdulah alias Dolet suami dari Masri) dan belum pernah dijual atau sengketa ke pihak mana pun selama ini, dan kini setelah diketahui tanah tersebut sudah pindah alih menjadi hak atas nama Nurhimin alias Imik,” ungkapnya.

Lanjut menurut Masri, “bersama keluarga memang benar tanah tersebut hak miliknya dan baru sekarang ini kami ketahui bahwa tanah tersebut bermasalah dengan Imik warga setempat yang mengaku tanah tersebut hak milik keluarganya, setelah kami ingin membuat surat jual beli antara keluarga.”

“Dan kini sesuai surat dan saksi yang kami miliki, kami menggugat hak milik tanah kami tersebut, dan apabila hal ini tidak dapat diselesaikan secara baik-baik kami menempuh jalur hukum,” pungkasnya.

Kandok saksi dari hak milik tanah tersebut, mengatakan saat dikonfirmasi dan ditanya mengenai tanah tersebut memang membenarkan tanah tersebut hak milik nama Masri dan mengetahui batas-batas dan ukurannya, juga pernah menjadi saksi waktu menghibakan tanah tersebut, pada tahun 1984.

“Tanah ini dahulunya satu, dan dibagi menjadi dua bagian, sesuai ukuran masing-masing sebagian tanah ini dahulu diwakafkan untuk Tempat Pemakam Umum (TPU) pada tahun1984 kepada Kepala Desa Rozak pada saat itu, dan suratnya masih ada pada Rozak, camat pada saat itu, Drs Romli Akib, Camat BKl ulu Terawas, sebelum pemekaran menjadi Kecamatan Selangit.

“Kemungkinan juga masih ada berkas suratnya di Kecamatan (Kantor Camat) jadi tanah tersebut sebagian diwakafkan atau di lhibakan untuk pemakaman umum dan sebagiannya masih menjadi hak milik masri pemilik atau ahli waris,” ungkapnya.

Menurut Kandok, bahwa Bambang anak dari Rozak pernah mengungkapkan Kepadanya bahwa surat itu ada pada orang tuanya (Rozak).

Kandok juga mengatakan, tanah hak milik Nurhimin alias Imek, memang ada di sekitar tanah tersebut ialah di sebrang sungai. Nurhimin pemilik tanah di sebelah tanah yang bermasalah tersebut dan pada rapat hari Kamis tanggal (22/10/2020), dihadiri Kepala Desa Budi Utomo berserta Kapolsek Trawas, pak Arpan berseta Bhabinkamtibmas, hak kepemilikan tanah yang ada di Batu Gane belum selesai akan dilanjutkan ke Kecamatan Selangit, bukti-bukti yang dibahas sudah sangat jelas bahwa tanah tersebut milik Pak Dolet. (Wardani)

  • Bagikan